0

Jahit – Jahit 1: Brukat & Songket

September lalu sepupu saya menikah. Ibu saya bilang pihak keluarga mempelai memberikan kain brukat oranye untuk para budhe dan bulik sebagai seragam atau kembaran di acara resepsi. Ahaa..oranye. Pas sekali saya punya kebaya warna oranye. Alangkah bagusnya kalau saya bisa kembaran juga sama Miracle. Lalu saya cari kain-kain brukat sisa kebaya oranye saya dan sisa kain songket Flores. Dan ternyata masih cukup untuk membuat satu setel baju anak-anak.

img-20161019-wa0004

Saya terpikirkan membuat baju yang tidak ribet dipakai namun juga nyaman dipakai. Maklumlah user nya adalah anak-anak yang lincah dan sangat suka berlarian hihihi.. Untuk roknya saya menggunakan model baju yang anak saya punyai. Jadi saya tinggal menaruh baju yang saya inginkan ke atas koran. Lalu saya menjiplak bentuknya dengan ditambah 2 cm untuk lipatan. Untuk rok di atas hanya memerlukan 3 pola yaitu: pola dasar rok, pola bagian dada + punggung, pola tali bahu. Sedangkan untuk cardigannya saya menjiplak salah satu cardigan yang ada ditambah 2 cm untuk lipatan, karena mesin jahit saya tidak bisa untuk mengobras jadi saya menambahkan lipatan 2 cm.

Proses pengerjaannya sendiri cukup mudah, sebelum kain dijahit dengan mesin saya menjelujuri semua kain terlebih dahulu untuk memudahkan penjahitan dan supaya hasilnya rapi. Sebagai aksen pemanis saya menambahkan renda warna oranye senada, seharga Rp 6.000,- per meternya, dibagian leher dan depan, juga sisa renda saya buat menjadi bunga  pemanis cardigan dan jepit rambut.

Setelah dipakai begini hasilnya…Upss si model kecil susah sekali diarahkan hihihi..

 

0

Menjahit itu Cerdas Spasial Visual lho..

Kecerdasan Visual Spasial adalah salah satu dari 8 kecerdasan majemuk. Kecerdasan ini merupakan kemampuan memahami bangun tiga dimensi (ruang secara tepat). Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada warna, garis, bentuk, ruang dan hubungan antar unsur-unsur tersebut. Kecerdasan ini juga meliputi kemampuan membayangkan, dan menyampaikan ide dalam bentuk gambar dua maupun tiga dimensi.

Orang-orang dengan tipe ini punya karakteristik:

  • Senang membaca dan menulis
  • Senang bermain puzzle
  • Senang memperhatikan gambar-gambar/lukisan/foto/grafik/peta. Serta senang menafsirkan apa-apa yang tersirat dibaliknya
  • Senang menggambar, melukis dan seni visual lainnya
  • Mudah dalam melihat pola-pola dari sesuatu benda/peristiwa
  • Memiliki daya imajinasi yang tinggi, mampu membayangkan sesuatu yang tidak dilihat
  • Memiliki kelebihan dalam menyesuaikan sesuatu menjadi serasi

Dan salah satu profesi dari orang-orang dengan kecerdasan ini adalah PENJAHIT ya..PENJAHIT. Hmmm..kalo bilang penjahit kesannya bapak-bapak atau ibu-ibu yang buka kios jahit di pasar atau di ruko-ruko gitu yak hehehe…padahal jadi penjahit itu mulia banget lho, coba kalau nggak ada penjahit, nggak akan ada toko pakaian, nggak akan ada toko kerajinan tangan. Terpujilah wahai Engkau para penjahit, desainer fesyen, pekerja konveksi dan orang-orang yang bekerja dibidang jahit-menjahit.

Jahit-menjahit memang membutuhkan kemampuan visual spasial, bagaimana tidak, menjahit memerlukan imajinasi untuk memindahkan pola di atas kertas menjadi barang jadi, entah itu pakaian, tas, ataupun kerajian handmade lainnya.

Bayangkan dari pola seperti itu bisa menghasilkan blazer yang keren. Dari pola di bawah ini menjadi messenger bag yang keren..suami saya pasti bakalan suka nih *okay this gonna be my next bag preject*

baggg

Kelak saya pasti akan menurunkan keterampilan menjahit ini pada anak saya. Karena menurut saya menjahit termasuk keterampilan hidup yang paling dasar. Kebutuhan utama manusia kan sandang, pangan, papan. Sandang berhubungan dengan pakaian. Saya ingin anak saya kelak tidak menjadi fashion consumer only tapi jadi fashion designer juga, kalaupun tidak menjadi fashion designer setidaknya ia bisa membuat bajunya sendiri, sesuai style dan gaya yang dia sukai. Bahkan di saat-saat genting, misalkan menjahit baju sobek, memperbaiki sleting, memasang kancing baju keterampilan ini sangat membantu.

Sewing is a basic life skill and this skill can be upgraded into advance sewing. The skill of sewing can help us create and produce our own fabrics products. How great is sewing skill…

0

Menjahit Itu Menyenangkan

Saya suka menjahit. Sejak umur 10 tahun saya sudah mulai bisa menggunakan mesin jahit. Awal mula suka menjahit adalah karena sewaktu saya kecil saya sering melihat mbah kakung, mbah putri, bapak, ibu dan tante saya menjahit dengan mesin jahit. Di rumah mbah kakung terdapat mesin jahit kuno berengkol.

mesomm

mesin jahit engkol

Jaman kecil saya sering mainin mesin jahit itu hingga benangnya terhambur banyak dan saya dimarahin mbah kakung hehehe..Mesin jahit engkol ini tidak menggunakan roda bawah seperti mesin jahit yang lebih modern. Jangan dibayangin capek dan pegelnya menjahit dengan mesin ini. Selesai menjahit tangan kanan kita bakal tampak seperti rutin latihan fitness..berotot booo..Untung simbah membeli juga meja bawah beroda untuk menggerakkan mesin ini, jadi tidak perlu pakai engkol tangan jika tidak terpaksa.

Seumur hidup saya, saya berhasil membeli 2 buah mesin jahit dengan uang saya sendiri hehehe..Mesin jahit saya yang pertama adalah mesin jahit merk Butterfly seharga 200.000 rupiah. Saya beli second dari tempat kerja teman saya. Agape Craft tempat teman saya bekerja bangkrut dan menjual semua aset yang mereka punya. Mesin jahit saya adalah yang  terbaik dari Agape Craft karena teman saya meminta teknisi mesin jahit di perusahaannya memilihkan satu yang terbaik. Mesin jahit ini seperti umumnya tipe Butterfly beroda dan sudah dilengkapi adaptor. Kualitas jahitannya juga baik. Suara mesinnya pun masih halus.

sww

mesin jahit Butterfly

Namun sayang mesin jahit ini hanya berumur 6 tahun bersama saya. Tahun 2015 lalu suami saya meninggalkan mesin jahit ini di rumah kontrakan lama dengan alasan kayu penyangga mesin sudah rapuh. 99% saya yakin mesin ini sudah dijual kembali oleh pemilik kontrakan saya dulu. Saya sedih sekali, sampai dengan tulisan ini saya buat, hati saya masih sedih kalau ingat suami saya “membuang” separuh jiwa saya hiks hiks hiks..Namun hidup harus terus berlanjut hehehe…

Sampai akhirnya 3 minggu  yang lalu saya membeli mesin jahit mungil di Lazada seharga 185.000 sudah termasuk ongkos kirimnya. Kenapa tidak beli yang besar sekalian? sayang uangnya hehehe..karena yang besar dan bagus diharga 1,5 juta ke atas, lagipula saya sekarang masih dalam taraf menjahit iseng. Just sewing for fun. Belum saya seriusin hehehe..anak saya masih kecil belum bisa saya tinggal kelamaan menjahit.

photogrid_1472910767846

mesin jahit portable

Mesin jahit ini lumayan kecil terlihat dari gambar di atas kan..lebih kecil dari bangkunya anak saya hehehe..Di dalamnya terdapat petunjuk penggunaan, pedal, adaptor, 4 buah bobbin cadangan, 1 buah pengumpan benang dan 2 buah jarum cadangan.

Bagi yang sudah bisa dan biasa menggunakan mesin jahit penggunaan mesin portable ini tidak sulit, sama saja dengan mesin jahit pada umumnya. Tutorial penggunaannya pun banyak bertebaran di Youtube. Cari saja “portable sewing machine tutorial” atau “how to wind the bobbin” jika ingin menggulung benang.

photogrid_1473259652828

string backpack for my daughter

Hasil karya saya pertama dari mesin ini adalah tas backpack buat anak saya. Tas dari baju bekas anak saya. Hasil jahitan mesin ini rapi dan kuat, nggak kalah dengan mesin jahit premium. Tapi untuk kain yang tebal dan lipatan yang tebal mesin ini kurang galak dan bisa bikin benang putus-putus.

Secara keseluruhan saya puas dengan kinerja mesin portable ini. Dari skala 1-10 saya beri nilai 7,5. Lumayan menghilangkan kesedihan saya dari mesin jahit Butterfly saya yang terbuang dan mengembalikan hobby saya yang sudah lama tidak tersalurkan.