Baper Nonton AADC2

Baru kemarin malam akhirnya saya bisa nonton AADC2 juga. Nonton streaming tengah malam setelah anak saya tidur. Sejak punya anak nonton di bioskop menjadi hal yang langka. Saya bersyukur hidup di tahun 2016 dimana koneksi internet kencang bisa dimiliki dari rumah. Hehehe..seandainya saya hidup di tahun 1950-an tentu saja tidak akan ada AADC lah ya. Meskipun sedikit banyak saya sudah membaca dari spoiler alert  yang beredar di dunia maya, tapi nonton sendiri dengan diceritakan orang rasanya berbeda. Ada kepuasan tersendiri saat nonton.

Oke, menurut saya AADC2 ini sama seperti AADC1. Sama-sama punya kisah yang sederhana. Dikisahkan geng Cinta kini tanpa Alya, dia meninggal beberapa tahun lalu karena kecelakaan. Maura sudah menikah dan punya beberapa anak. Milly menikah dengan Mamet dan sedang menanti kelahiran anak mereka. Karmen sempat nge-drug karena depresi ditinggal selingkuh suaminya. Cinta sudah bertunangan dengan Trian dan sekarang mengelola sebuah galeri seni miliknya sendiri. Rangga sendiri masih di New York bekerja sebagai penulis dan membuka kedai kopi bersama temannya.

Jadi ternyata selepas AADC1 saat ceritanya Rangga terbang ke New York tahun 2002, Cinta dan Rangga menjalin hubungan LDR selama 5 tahun. Di tahun 2007 Rangga tiba-tiba memutuskan Cinta dengan sepucuk surat dan menghilang begitu saja. Nah film AADC2 ini menjawab pertanyaan mengapa waktu itu Rangga memutuskan Cinta. Ternyata Rangga minder, dia merasa Cinta berasal dari keluarga kaya sedangkan dia tidak, hal ini membuat Rangga berpikir apakah dengan kondisinya saat ini dia mampu membahagiakan Cinta. Singkat cerita Cinta reunian dengan Rangga dan akhirnya mereka balikan. Happy ending pemirsah..

ccr

Generasi AADC1 pasti baper nonton scene ini..

Buat saya film ini film nostalgia. Anak-anak muda angkatan AADC1 saat ini telah menjadi sama seperti saya, berada direntang usia akhir 20-an dan awal 30-an. Memori kami dibawa kembali ke jaman-jaman SMA, mengenang kisah cinta ala-ala anak SMA. Menertawakan diri kami sendiri. Lalu jadi baper saat melihat scene romantis Rangga berdua dengan Cinta hehehe..Tapi namanya juga film ya, ada unsur ‘kok bisa kebetulan’ dalam film ini. Mbak Mira Lesmana dengan piawainya memasukkan jawaban mengenai ‘kebetulan’ ini menjadi dialog yang dilontarkan oleh Karmen dengan kalimat “campur tangan semesta”. Hehe..buat saya pribadi juga tidak ada hal yang kebetulan. Ada campur tangan semesta dalam setiap gerik manusia.#tsahh apa coba hehehe..

Jika dinilai 1-10 film ini layak dapat 9 dari saya hehehe..Saya suka pemainnya, sinematografinya, dialognya, lagu soundtracknya dan lokasi filmnya..AADC2 ini layak dapat banyak penghargaan dari insan perfilman. Terbukti bahwa sineas Indonesia layak disejajarkan dengan sineas asing. Semoga saja bakalan ada AADC3 yang menceritakan kisah cintanya anak dari Rangga dan Cinta hehehe…Harry Potter aja ada cerita tentang anaknya kok..hehehe..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s