Image
0

Selamat Datang Keajaiban

(Late-post)  Welcome Dear Baby..Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga hehehe. Perjuangan panjang 9 bulan berbuah manis. Manis banget saking manisnya lupa sudah sakitnya operasi caesar hehehe. Oh ya dipostingan sebelumnya aku nulis bahwa bayiku bakal lahir di akhir Maret 2014. Tapi karena tanggal 13 Maret 2014 ketubanku udah rembes dan tinggal sedikit maka Dokter mengambil langkah operasi caesar buat segera mengeluarkan bayiku. Waktu itu aku gemetaran banget pas Dokter bilang “yak besok kita operasi ya” hehehe..karena nggak ada persiapan buat caesar, selama hamil saya pengennya lahiran normal saja. Seumur-umur belum pernah yang namanya di operasi hehehe. Tapi demi keselamatan adek bayi mamipun jadi berani hehe.

Hari itu Kamis, 13 Maret 2014 saya dan suami segera mengurus administrasi dan booking kamar. Maka menginaplah saya di RSIA Melania, Bogor dan ditangani oleh Dokter Sunarya SPOG. So far saya cocok dengan Dokter Sunarya beliau sudah senior terlihat dari rambutnya yang sudah putih semua hehe. Malam harinya saya dicek semuanya, baik itu cek jantung, mata, darah, kondisi bayi. Sebelum saya tidur saya diberikan suntikan untuk menguatkan paru-paru bayi saya karena bayi saya lahir lebih awal dan ada prosesi pencukuran rambut pubis oleh suster. Asli saya malu banget hehehe..

Pagi harinya pukul 06.00, suster datang dan menyarankan agar saya segera sarapan dan pup dulu sebelum operasi, suster menawarkan obat pelancar BAB jika saya susah pup, tapi saya tolak karena tidak perlu. Suster menyuruh saya bersiap-siap. Kira-kira pukul 7.00 suster datang lagi membawa kursi roda dan membawa saya ke ruang operasi. Duh deg-degan banget rasanya. Suami dan Ibu saya menunggu di luar sambil terus berdoa. Di dalam ruang operasi saya disuruh ganti baju operasi dan menggunakan haircap, setelah itu dipersilakan naik ke bed. Ruang operasinya seperti yang saya lihat di film-film hehehe..lampu operasi, meja operasi, peralatan operasi, banyak petugas operasi, dan baunya rumah sakit banget hehehe..

Saya mendapatkan suntikan di tulang punggung untuk anestesi, setelah suntikan itu bereaksi tubuh bawah saya mati rasa. Saya tidak bisa merasakan kaki saya. Tapi saya bisa merasakan Paramedis yang sedang melakukan operasi, berasa perut saya ditekan-tekan, berasa kaya digunting tapi tidak sakit, dan berasa perut saya goyang-goyang, saya sadar dan bisa mendengar suara alat operasi dan percakapan paramedis hehehe. Pukul 08.05 terdengarlah suara owek-owek. Puji Tuhan anak saya sudah lahir, bayi perempuan dengan panjang 49 cm dan berat 3,05 kg. Oleh Paramedis bayi saya diberikan di dada saya untuk IMD, tidak lama hanya 1-2 menit saja. Pertama kali pegang anak saya rasanya gimana gitu, terharu, senang, campur aduk deh hehe. Kemudian anak saya dibersihkan dan dicek oleh DSA dan puji Tuhan semua normal dan sehat. Tidak lama operasi saya selesai saya dibawa keluar ruang operasi dan ditempatkan di ruang paska operasi. Suami dan Ibu saya diperbolehkan masuk dan bayi saya dibawa masuk juga. Ada nuansa yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata saat itu hehehe..kebahagiaan dan keharuan bercampur. Momen pertama kali suami saya bertemu anak kami dan berdoa untuk anak kami. Momen Ibu saya bertemu cucu pertamanya. Semua itu adalah anugerah Sang Pemberi Kehidupan dan kami bersyukur sekali diberi kepercayaan mengasuh, merawat, mendidik dan membesarkan anak.

To be continued…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s